Banyak Wisman Tak Kebagian
Tiket Pesawat ke Bali
Denpasar
(ANTARA News) - Daerah tujuan wisata Pulau Bali yang dinobatkan sebagai
Pulau Terbaik di Dunia oleh "Trevel+Leasure", sebuah majalah pariwisata
terkemuka di Amerika Serikat, berdampak positif terhadap kunjungan
wisatawan mancanegara di daerah ini.
"Banyak wisatawan dari berbagai negara tidak kebagian tempat duduk di
pesawat untuk berlibur ke Bali," kata Ketua DPD Asita Bali, Al Purwa,
di Denpasar, Senin.
Ia mengatakan pariwisata Bali secara berangsur-angsur sudah pulih, pasca tragedi bom Bali 2002 dan 2005.
"Kunjungan wisman sudah normal, namun terjadi pergeseran asal pelancong yang berkunjung ke Bali," ujar Al Purwa.
Pasaran utama pariwisata Bali sebelum tragedi bom Bali adalah Eropa,
Amerika, Jepang, dan Australia, namun sekarang kebanyakan berasal dari
negara-negara di kawasan Asia.
Wisatawan asal Asia lama kunjungannya hanya berkisar empat hari dan tingkat daya belinya yang masih rendah.
Sedangkan negara asal Eropa, Amerika Serikat dan Jepang berkisar 14
hari dengan tingkat pengeluaran rata-rata 120 dolar AS per hari.
"Dari jumlah kunjungan wisman sudah baik, namun belum begitu besar pengaruhnya dalam menggerakkan ekonomi Bali," ujar Al Purwa.
Kepala Dinas Pariwisata Bali, Drs I Gede Nurjaya, dalam kesempatan
terpisah juga mengakui, banyaknya kegiatan konperensi bertaraf
internasional yang digelar di Bali hingga akhir 2007 dan 2008
menyebabkan penerbangan asing yang langsung terbang ke Bali kelebihan
penumpang.
Penerbangan asing yang langsung ke Bali baru berasal dari tujuh negara,
sementara peserta konperensi dan wisatawan yang ingin berlibur ke Pulau
Dewata berasal dari hampir semua negara di belahan dunia.
Penerbangan asing yang melayani jalur langsung ke Bali antara lain
Singapura, Thailand, Hongkong, Jepang, Taiwan, China dan Australia.
"Bahkan penerbangan langsung dari China ke Bali berdasarkan informasi
dari pihak Garuda sudah penuh hingga Agustus mendatang," ujar Nurjaya.
Kunjungan wisman ke Bali selama enam bulan periode Januari-Juni 2007
tercatat 746.319 orang, meningkat 34,92 persen dibanding periode yang
sama tahun sebelumnya 553.159 orang.
Bali dalam tahun ini diharapkan mampu menggaet 1,5 juta wisman, meningkat dari tahun sebelumnya 1,3 juta wisman.
Sumber : Antara News
|